:

[FULL] Karhutla 4 Bulan Belum Padam, Ini Sorotan Komisi IV DPR RI dan WALHI | SAPA PAGI

5 hari lalu

KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan telah berlangsung selama empat bulan. Kabut asap terus menyelimuti kota, mengancam kesehatan, keselamatan warga, hingga mengganggu hubungan dengan negara tetangga.

Di Palangka Raya, seorang bayi berusia delapan bulan dirawat di rumah sakit selama tujuh hari setelah didiagnosis menderita bronkopneumonia. Paparan asap karhutla di dalam rumah disebut menjadi salah satu pemicunya.

Sementara di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, kabut asap memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil dan dua truk. Tidak ada korban jiwa, tetapi sejumlah kendaraan rusak parah.

Kabut asap juga menyebar hingga Kuala Lumpur, Malaysia. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas penanganan asap lintas batas.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia terus berkoordinasi mencari solusi bersama. Faktor alam dan cuaca disebut menjadi tantangan dalam penanganan karhutla. \

Mengapa karhutla belum juga selesai? Simak pembahasannya bersama Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan, serta Koordinator Pengkampanye WALHI, Uli Arta Siagian.

#karhutla #indonesia #kalimantan #dialog

Baca Juga Pemerintah Gunakan Cairan dari Brasil untuk Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan di https://www.kompas.tv/nasional/695492/pemerintah-gunakan-cairan-dari-brasil-untuk-padamkan-karhutla-di-sumatera-dan-kalimantan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695512/full-karhutla-4-bulan-belum-padam-ini-sorotan-komisi-iv-dpr-ri-dan-walhi-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke