:

Inovasi Houthi Bikin Arab Saudi "Kewalahan", Rudal dan Drone Jadi Andalan

2 hari lalu

Serangan rudal dan drone Houthi semakin menekan pertahanan Arab Saudi. Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, serangan rudal ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan 12 orang dan melukai 309 orang, menurut otoritas penerbangan sipil Arab Saudi. Menurut Al Jazeera, Houthi memiliki keunggulan dalam penggunaan rudal dan pesawat nirawak untuk memantau lawan serta menyerang fasilitas yang jauh dari garis depan.

Persenjataan mereka mencakup rudal Palestine-2 dengan jangkauan yang diklaim mencapai 2.000 kilometer, rudal Toufan, Burkan, dan seri Quds. Di tengah perkembangan senjata Houthi, Arab Saudi justru menghadapi keterbatasan persediaan rudal pencegat. Padahal, negara ini memiliki sistem pertahanan berlapis, termasuk THAAD dan Patriot buatan Amerika Serikat, serta berbagai sistem untuk menghadapi drone.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati

Music: Breaking Signal 2 (AI)

#Global #Perang ##cclabs #HouthiSerangRiyadh #HouthiVsArabSaudi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke