KOMPAS.TV - Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu waktu setempat (10/10/2026). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Sebelumnya, Houthi juga menyerang bandara yang sama pada Kamis waktu setempat (8/10/2026). Tiga warga Arab Saudi tewas dalam serangan tersebut, salah satunya seorang pilot Saudia Airlines.
Mengantisipasi eskalasi serangan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah rawan, serta membatasi perjalanan yang tidak esensial.
WNI juga diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke kawasan Bandara Internasional King Khalid. Warga yang memiliki rencana penerbangan diminta memeriksa dan mengonfirmasi jadwal serta status penerbangan langsung kepada maskapai sebelum berangkat menuju bandara.
Imbauan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi KBRI Riyadh, @indonesia.in.riyadh.
#houthi #bandara #arabsaudi #wni
Baca Juga [FULL] Perang Memanas! Houthi Serang Ibu Kota Arab Saudi, Pengamat Ungkap Potensi Konflik Meluas di https://www.kompas.tv/internasional/695419/full-perang-memanas-houthi-serang-ibu-kota-arab-saudi-pengamat-ungkap-potensi-konflik-meluas
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/695454/serangan-houthi-di-arab-saudi-wni-diminta-tingkatkan-kewaspadaan-kompas-pagi