PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Kualitas udara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, masih dalam kategori berbahaya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Sejumlah relawan tergerak turun tangan memadamkan api di lahan gambut.
Sejauh mata memandang, hanya pekatnya kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pulau yang dijuluki paru-paru dunia ini kehilangan udara sehat; kesehatan warga terancam. Kondisi ini menggerakkan nurani sejumlah relawan untuk turun tangan.
Dari pagi hingga petang, relawan berjibaku menyuntikkan air ke dalam tanah gambut seluas 10 hektare guna mematikan bara api yang sulit padam. Tekad mereka satu, ada nyawa masyarakat yang dipertaruhkan.
Perjuangan relawan di lapangan juga harus diimbangi aksi cepat dan ketegasan pemerintah menangani karhutla karena masyarakat tak bisa menunggu lebih lama hanya untuk kembali menghirup udara bersih.
Baca Juga Penampakan Udara Banjir Padang, Sungai Baru Membelah Kampung Lapau Munggu | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/695396/penampakan-udara-banjir-padang-sungai-baru-membelah-kampung-lapau-munggu-sapa-malam
#kabutasap #karhutla #kebakaranhutan #palangkaraya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/695399/kabut-asap-di-palangka-raya-makin-parah-butuh-langkah-cepat-penanganan-karhutla-berut