Kabut asap tebal menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia, hingga mengganggu aktivitas warga. Sejumlah gedung tinggi juga tampak samar, sementara warga mengeluhkan sesak napas dan batuk.
Kabut asap ini dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di Sumatra serta Kalimantan, yang asapnya menyebar ke sejumlah negara Asia Tenggara.
Berdasarkan data IQAir pada Jumat, 9 Oktober 2026, indeks kualitas udara Kuala Lumpur mencapai 222 dan Singapura 212. Keduanya masuk kategori sangat tidak sehat. Kabut asap berpotensi bertahan hingga November jika kondisi kering memicu kebakaran berlanjut.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV