:

Houthi Tewaskan 12 Orang di Riyadh, Trump Pertimbangkan Serangan Balasan?

3 hari lalu

Serangan kelompok Houthi di Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 300 lainnya. Otoritas Arab Saudi menyebut serangan pada Sabtu menjadi yang paling mematikan di kerajaan itu dalam lebih dari satu dekade. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam serangan tersebut sebagai tindakan mengerikan dan mengatakan sedang mempertimbangkan kemungkinan AS bergabung dalam perang melawan Houthi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut seorang warga Amerika tewas dalam serangan tersebut dan menyerukan agar serangan Houthi dihentikan.

Serangan ini menuai kecaman internasional. Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, menilai serangan terhadap bandara sipil sebagai eskalasi serius yang mengancam keamanan kawasan dan mempersulit upaya perdamaian di Yaman. Mesir, Qatar, Palestina, dan Jepang juga mengecam serangan tersebut serta menyatakan dukungan kepada Arab Saudi. Hingga pernyataan Trump disampaikan, belum ada keputusan akhir apakah Amerika Serikat akan bergabung dalam serangan terhadap Houthi.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati

Music: Breaking Signal 2 (AI)

#Global #Perang ##cclabs #HouthiSerangRiyadh #DonaldTrump


Media Sosial Kompas.com:

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke