Sering dijuluki warganet sebagai representasi "Mas Jawa Premium" ternyata memiliki latar "kultur Jaksel". KGPAA Mangkunegara X (Gusti Bhre) memikul tanggung jawab besar sebagai pemimpin generasi baru di Pura Mangkunegaran sebuah institusi dengan nilai sejarah yang amat panjang.
Gusti Bhre membangun filosofi kepemimpinan yang berorientasi kepada mengelola tradisi dan modernitas. Sebagai pemangku takhta, Gusti Bhre tidak menganggap Mangkunegaran sebagai miliknya bukan dalam arti menguasai, namun ia menekankan dirinya hanya merasa memiliki sebagai keinginan merawat bersama-sama. Alih-alih memaksakan kehendak, ia menjalankan penerapan "outside-in lalu inside-out" yang memahami terlebih dahulu dengan siapa ia berbicara, menyerap aspirasi zaman, lalu mengolahnya kembali berlandaskan identitas luhur Mangkunegaran.
Bagi Gusti Bhre, kunci menjaga warisan peradaban bukanlah merasa mampu mengatur dunia.
Bagaimana seorang raja muda menjembatani budaya masa lalu dengan dinamika generasi hari ini?
***
Executive Producer: Oky Ivans
Producer: Rima Rismania
Ast. Producer: Dian Erika
Creative Socmed: Rahsya Nigitama
Videografer: Antonius Aditya Mahendra, Angga Sahrul Amin, Yuan Okan Ringga
Video Editor: Banatias Nadhira
***
#naratama #amirsodikin #gustibhre #mangkunegara #solo #kompascom