JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasca putusan MK terkait gugatan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming, sejumlah kalangan mulai menunjukkan sikap melalui responsnya, termasuk Gubernur Sumatera Utara, yang merupakan adik ipar Gibran, Bobby Nasution.
Menanggapi polemik ijazah Gibran, Bobby menekankan kalau Gibran merupakan seorang sarjana. Bobby juga menyinggung ijazah sarjana Jokowi yang juga menjadi polemik di publik.
Sementara itu, Istana Kamis (8/10/2026) kemarin mulai merespons dinamika pasca-putusan MK terkait ijazah Gibran. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, bilang, belum ditemukan bukan berarti tidak ada.
Sementara itu, anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, merespons putusan MK atas perkara ijazah SMA Gibran dengan dorongan agar Gibran mundur sebagai wakil presiden.
Komarudin bilang, Wapres Gibran sebaiknya menunjukkan ketaatannya pada hukum melalui pengunduran diri.
Dalam putusan gugatan ijazah Gibran, Mahkamah Konstitusi menyatakan tak menemukan bukti ijazah yang disebut setara SMA. Namun, putusannya, MK juga tak membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran.
Kini, bola panas ijazah Gibran masuk ke ranah politik dan bergulir ke DPR, MPR, dan pimpinan partai politik.
Baca Juga Refly Beber ‘Ketuk Pintu’ DPR, Partai-Istana Usul Pemakzulan Wapres Gibran Buntut Putusan MK di https://www.kompas.tv/nasional/695259/refly-beber-ketuk-pintu-dpr-partai-istana-usul-pemakzulan-wapres-gibran-buntut-putusan-mk
#ijazahgibran #mk #wapresgibran #pdip
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/695272/komarudin-watubun-pdip-respons-putusan-mk-sarankan-wapres-gibran-mundur-kompas-petang