KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla masih terus menghantui sejumlah daerah di Indonesia. Asap gelap kebakaran menutupi langit, mengancam permukiman warga, dan mengganggu kesehatan.
Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, masih diselimuti kabut asap.
Dari udara, gedung perkantoran, jembatan, hingga ikon kota tampak samar, bahkan nyaris tak terlihat di balik pekatnya asap.
Bukan hanya mengganggu pandangan, karhutla juga semakin mendekati permukiman warga. Dengan alat seadanya, warga berupaya memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Di tengah situasi ini, warga berharap api segera dipadamkan agar ancaman asap berkurang dan aktivitas kembali normal.
Karhutla juga membawa dampak bagi warga di Pulau Sumatra. Di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat, yang berbatasan dengan Jambi, kabut asap membatasi aktivitas masyarakat. Imbasnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan secara daring.
Sementara itu, kabut asap juga menyelimuti Kota Palembang, Sumatra Selatan.
Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memastikan penanganan karhutla terus dilakukan. Meski demikian, di lapangan, berbagai tantangan masih harus dihadapi.
Karhutla tak bisa dipandang sebelah mata. Asapnya mengganggu kehidupan, membatasi aktivitas, dan mengancam kesehatan masyarakat. Penanganan yang cepat dan maksimal menjadi kunci untuk mengembalikan kehidupan masyarakat.
#karhutla #jambi #asap
Baca Juga Atap Plafon Ruang SD di Sragen Ambruk dan Timpa Dua Guru | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/695140/atap-plafon-ruang-sd-di-sragen-ambruk-dan-timpa-dua-guru-berita-utama
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/695141/tak-kunjung-reda-gubernur-sumsel-69-kali-modifikasi-cuaca-atasi-karhutla-berita-utama