Rentetan serangan balasan Iran memicu krisis militer terburuk bagi hegemoni Amerika Serikat di Timur Tengah. Alih-alih menang cepat, Washington justru dipaksa menelan ego setelah aset-aset kebanggaannya dikuliti habis-habisan sejak pecah perang pada awal 2026.
Kapal induk USS Abraham Lincoln terpaksa pulang dengan kru yang didera kelelahan ekstrem, sementara belasan pesawat pengebom B-1 ditarik mundur secara mendadak dari Inggris akibat ketakutan terhadap ancaman drone pro-Iran.
Di daratan, situasinya tak kalah memalukan; pangkalan-pangkalan militer AS senilai miliaran dolar di kawasan Teluk kini beralih fungsi menjadi samsak tinju dan tumbal abadi serangan rudal.
Mampukah Washington bertahan dari kebangkrutan strateginya sendiri, atau inikah akhir dari era adidaya Amerika di Timur Tengah?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Nabilah Safirah Produser: Marvel Dalty