KOMPAS.TV – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin pekat menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Jumat (9/10/2026). Jarak pandang di sejumlah ruas jalan dilaporkan hanya sekitar 300 meter, sementara Jembatan dan Sungai Kahayan serta sejumlah gedung perkantoran nyaris tidak terlihat.
Data BMKG Palangka Raya menunjukkan kualitas udara berada pada level berbahaya, dengan angka mencapai 613 hingga 683 mikrogram per meter kubik. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Hingga kini, tercatat sedikitnya 10.400 kasus ISPA di Palangka Raya yang dikaitkan dengan dampak kabut asap karhutla. Warga diimbau berhati-hati saat berkendara dan menyalakan lampu kendaraan karena jarak pandang terbatas.
#kabutasap #karhutla #palangkaraya #ispa #kualit udara #kalimantantengah