:

KERIS: Senjata, Seni, atau Doa? [3]

3 minggu lalu

Benarkah keris memiliki kekuatan mistis? Mengapa ada keris yang bisa berdiri tegak? Dan apa yang sebenarnya terjadi ketika keris dipercaya dapat bergerak atau membawa keberuntungan?

Keris telah lama dikelilingi berbagai mitos dan kepercayaan. Bagi sebagian masyarakat, keris bukan sekadar senjata tradisional atau benda pusaka, tetapi juga memiliki makna spiritual dan filosofi yang diwariskan turun-temurun.

Dalam episode ketiga serial keris ini, kami menelusuri berbagai cerita tentang keris bersama Muhammad Fariz Al' Hazmi, Kurator Museum Keris Nusantara, dan Mpu KRT Subandi Suponingrat.

Kami melihat bagaimana fenomena keris yang bisa berdiri dapat dijelaskan melalui prinsip keseimbangan, ukuran, berat, dan proses pembuatannya. Kami juga menelusuri kepercayaan tentang kesaktian keris, tuah, serta ritual spiritual yang menyertai proses pembuatannya.

Namun, apakah semua cerita tentang keris dapat dijelaskan secara ilmiah? Mana yang memiliki penjelasan rasional, mana yang merupakan kepercayaan budaya, dan mana yang masih belum diketahui?

Melalui episode ini, kita diajak memahami keris secara lebih kritis tanpa mengabaikan sejarah, tradisi, dan makna yang hidup di masyarakat.

Inilah episode ketiga Series Budaya Kompas.com

"KERIS"

Simak selengkapnya dalam video berikut!


Video Jurnalis: Yusuf Reza Permadi, Deta Putri Setyanto

Penulis Naskah: Pythag Kurniati

Narator: Gandhi Rahmat Romadhoni

Video Editor: Destri Abdi Saputro

Produser: Pythag Kurniati

Versi lengkap seluruh episode cek link di bawah ini 
https://www.youtube.com/show/VLPLD4n4qU-PE9A?sbp=QAE=


Music: 

MYSTICAL JAVANESE (AI)

MYSTICAL RESONANCE (AI)

MYSTICAL RESONANCE 2 (AI)




#Unik #Misteri #Budaya #Keris #CeritaKeris #SeriesBudayaKeris

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke