:

Trump “Ngaku” Tak Peduli Jalan Damai, AS Nekat Serbu Iran Lagi?

2 minggu lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran bukanlah lagi sesuatu yang ia inginkan, di tengah jatuhnya tingkat popularitasnya akibat kemarahan publik atas melonjaknya harga bensin dan solar. Menyikapi situasi tersebut, Gedung Putih dilaporkan telah meminta Pentagon dan Komando Pusat AS untuk menyiapkan opsi serangan militer lanjutan berskala besar yang menyasar infrastruktur energi, nuklir, dan militer Iran sebelum pemilu paruh waktu yang dijadwalkan pada 3 November 2026.


Meskipun sebagian pendukung menilai serangan tersebut dapat menunjukkan ketegasan politik, para analis dan pejabat memperingatkan bahwa opsi ini sangat berisiko karena dapat memicu serangan balasan terhadap 50 ribu tentara AS di kawasan Teluk, menipiskan stok amunisi, serta justru mendongkrak harga minyak dunia. Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran menuding kebijakan Washington sangat kacau dan penuh pesan yang saling bertentangan, sementara Gedung Putih masih menimbang berbagai opsi di tengah tenggat waktu politik yang semakin mendesak.


Simak selengkapnya dalam video berikut!


Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia

Narator: Elisabeth Putri Mulia

Video Editor: Elisabeth Putri Mulia

Produser: Elisabeth Putri Mulia


Music: Breaking Signal No 2 (AI)


#global #perang ##newsdaily ##cclab #Trump #DonaldTrump #Iran #USIran #USIranWar

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke