KOMPAS.TV - Tiga bulan sudah berlalu, kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, masih terjadi.
Asap pekat imbas karhutla semakin mengancam kesehatan warga.
Dari pantauan udara, Kota Palangka Raya diselimuti kabut asap. Landmark kota sangat tersamarkan oleh asap pekat berwarna kuning.
Warga yang terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan berjibaku dengan pekatnya asap. Jarak pandang juga terbatas sehingga mengancam keselamatan saat berkendara.
Hingga Kamis pagi (8/10/2026), kabut asap juga masih menyelimuti Kota Palembang, membuat kualitas udara masih berada di level berbahaya, dengan indeks pencemaran udara PM2,5 sebesar 510 mikrogram per meter kubik.
Asap di Palembang mayoritas dari kebakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir yang hingga saat ini masih terjadi dan masih terus dalam proses penanganan Satgas Karhutla Sumsel.
Pembelajaran jarak jauh kembali diterapkan di Palembang setelah sebelumnya pembelajaran dilakukan terbatas untuk SD hingga SMP.
#kabutasap #karhutla #palangkaraya #palembang
Baca Juga Kabut Asap Karhutla Banjarmasin Makan Korban, Guru Honorer Meninggal Dunia | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/694836/kabut-asap-karhutla-banjarmasin-makan-korban-guru-honorer-meninggal-dunia-kompas-siang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/694886/palangka-raya-dan-palembang-diselimuti-asap-karhutla-kualitas-udara-berbahaya-kompas-siang