KOMPAS.TV - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sejumlah faktor yang berkontribusi dalam kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, termasuk kondisi persinyalan yang tidak mengidentifikasi bahaya dan gangguan komunikasi dalam kondisi darurat.
Sebelum tabrakan terjadi, KRL lebih dulu bertabrakan dengan taksi di perlintasan sebidang JPL 86, Jalan Ampera.
Laporan KNKT menyebut kecelakaan tersebut tidak disebabkan oleh satu kesalahan tunggal, melainkan rangkaian faktor yang terjadi sebelum tabrakan.
Diketahui, Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 menewaskan 16 orang dan melukai lebih dari 100 penumpang.
Simak penjelasan lengkapnya dalam video KompasTV.
Content Creator: Atalya Calista Setiadi (Maganghub Kemnaker)
Video Editor: Arrafi Dzaky Alghifari (Maganghub Kemnaker)
Video Editor & Graphic Designer: Mohamad Haikal Darmawan (Maganghub Kemnaker)
#tabrakankereta #argobromoanggrek #krl #bekasitimur #knkt
Baca juga: Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengamat: Kecelakaan Itu Faktornya Banyak
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/694901/masinis-jadi-tersangka-kupas-tuntas-laporan-knkt-tabrakan-ka-argo-bromo-krl-di-bekasi-timur