JAKARTA, KOMPAS.TV - Masuknya sejumlah tokoh yang sebelumnya dikenal kritis terhadap Presiden Joko Widodo ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto seperti Rocky Gerung menjadi sorotan.
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menilai bergabungnya tokoh-tokoh tersebut justru mempertegas warna pemerintahan Prabowo.
Menurut Feri, pemberian jabatan kepada mereka menunjukkan bahwa tokoh-tokoh tersebut kini bekerja untuk kepentingan pemerintahan Prabowo.
Feri kemudian meminta Presiden Prabowo melakukan penyederhanaan kabinet dan menempatkan institusi militer maupun kepolisian sesuai mandat konstitusi.
Feri menegaskan pembentukan kementerian seharusnya didasarkan pada fungsi, bukan jumlah penduduk.
Ia bahkan menilai komposisi kabinet Prabowo saat ini menunjukkan adanya pembagian kekuasaan.
Feri kembali mendorong agar kabinet dibentuk berdasarkan fungsi masing-masing kementerian.
Di sisi lain, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong membantah bahwa persoalan kabinet semata-mata dapat dilihat dari banyak atau sedikitnya jumlah kementerian dan lembaga.
Bahtra mengatakan Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk dan wilayah yang besar sehingga pembangunan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Menurut Bahtra, pemerintahan Prabowo membutuhkan keterlibatan berbagai kelompok untuk mempercepat pembangunan.
Baca Juga PSI Bantah Ada “Orang Jokowi” di Kabinet Prabowo, Feri Singgung Wantimpres | SATU MEJA di https://www.kompas.tv/talkshow/694753/psi-bantah-ada-orang-jokowi-di-kabinet-prabowo-feri-singgung-wantimpres-satu-meja
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/w5M7NGjM6t4
#prabowo #gibran #jokowi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/694754/feri-amsari-vs-gerindra-soal-rocky-gerung-wantimpres-hingga-reshuffle-kabinet-prabowo-satu-meja