KOMPAS.TV - Kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Indonesia belum juga teratasi. Di Palangkaraya, kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi. Kini bukan hanya asap, kobaran api hampir mendekati permukiman dan tempat usaha warga.
Melihat kobaran api yang kian mendekat, warga hanya bisa pasrah dan menangis.
Tak hanya di Palangkaraya, kebakaran hutan dan lahan di Samarinda juga semakin parah dan mulai mendekati jalan raya hingga area PLN. Pekatnya asap juga mengganggu aktivitas pengendara lantaran jarak pandang sangat terbatas.
Di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, karhutla di Gunung Klabat telah mencapai 400 hektare dan sudah memasuki kawasan hutan lindung. Medan yang curam dan peralatan yang kurang membuat petugas kesulitan untuk melakukan pemadaman.
Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di pinggir Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Kobaran api yang besar dikhawatirkan akan memasuki permukiman warga. Petugas Damkar pun segera melakukan pemadaman di lokasi.
Gubernur Jambi, Al Haris, memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Jambi masih dapat dikendalikan oleh Tim Satgas Karhutla. Namun begitu, sejumlah titik api yang berada di sekitar perbatasan Jambi, serta pengaruh angin membuat asap terbawa masuk ke Kota Jambi.
Lebih dari 2 juta lahan, atau sekitar 800.000 hektare hutan telah terbakar di Sumatera dan Kalimantan. DiCaprio juga menyoroti dampak kebakaran terhadap satwa liar, khususnya orang utan yang habitatnya ada di Kalimantan.
Di balik pekatnya kabut asap, ada ribuan warga yang kini berjuang melawan sesaknya napas akibat ISPA. Bencana tahunan ini membuktikan bahwa mitigasi karhutla dan perlindungan kesehatan publik harus dirancang secara permanen, bukan hanya respons darurat saat asap mengepung.
Baca Juga Kabut Asap Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan PJJ Sekolah 8-10 Oktober 2026 di https://www.kompas.tv/regional/694712/kabut-asap-memburuk-disdik-pekanbaru-terapkan-pjj-sekolah-8-10-oktober-2026
#karhutla #kabutasap #kebakaranhutan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/694740/api-karhutla-mendekat-ke-permukiman-warga-bertahan-hidup-di-tengah-kepungan-kabut-asap-sapa-malam