Iran melancarkan "jurus pamungkas" untuk menggagalkan cengkeraman sanksi ekonomi Amerika Serikat. Di tengah perang yang kian panas, Bank Sentral Iran menyuntikkan dana jumbo senilai 2 miliar dollar AS (sekitar Rp35,6 triliun) langsung ke pasar valuta asing.
Langkah berani ini menjadi pesan menohok bagi Washington dan Donald Trump bahwa Teheran masih memiliki cadangan valas yang solid. Iran juga mengirimkan sinyal tegas bahwa ekonominya belum runtuh meski dicekik sanksi dan perang dengan AS.
Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati, menegaskan bahwa Teheran siap menghadapi perang ekonomi ini. Di saat yang sama, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf turut melayangkan serangan balasan tajam di media sosial.
Ghalibaf memperingatkan AS bahwa gempuran sanksi terhadap Iran, kelak akan menjadi bumerang yang menghantam balik perekonomian Amerika; mulai dari lonjakan harga minyak hingga krisis perumahan.
Bagaimana taktik lengkap Iran dalam membendung gempuran sanksi AS ini?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: The Crisis Desk (AI)
#Global #Konflik #Iran #AmerikaSerikat #SanksiEkonomiAS #SanksiEkonomiIran #PasarValas #IranVsAmerikaSerikat #PerangIran