SURABAYA, KOMPAS.TV - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan yang terjadi di kawasan ruko dan sentra kuliner di Kompleks San Antonio, Pakuwon City, Surabaya.
Ledakan yang membuat lima orang terluka ini diduga terjadi akibat tiga tabung gas elpiji 50 kilogram yang bocor dan diduga menjadi penyebab ledakan.
Pasca ledakan, lima ruko yang berada di sekitar pusat ledakan ditutup menggunakan papan seng karena mengalami kerusakan cukup parah. Kelima ruko tersebut di antaranya resto, kafe, serta toko sepatu.
Aktivitas pertokoan mulai berangsur normal. Sejumlah kafe yang tidak terdampak mulai beroperasi kembali setelah dilakukan sterilisasi oleh petugas keamanan.
Menurut Rangga, saksi mata, ledakan membuat getaran keras di tempat kerjanya yang berada di seberang ruko pusat ledakan. Bahkan, ruko tempatnya bekerja yang berjarak sekitar 50 meter mengalami kerusakan parah pada bagian kaca yang pecah.
Tim Labfor dan Inafis Polda Jatim telah melakukan olah TKP. Tim Jihandak Gegana Brimob Polda Jatim juga melakukan penyisiran. Polisi membawa barang bukti berupa tabung gas elpiji ukuran 50 kilogram serta satu kompor.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menyebut ada tiga tabung gas elpiji 50 kilogram yang bocor dan diduga menjadi penyebab ledakan.
Akibat ledakan, sebanyak 41 bangunan ruko dan rumah di sekitar lokasi terdampak mengalami kerusakan. Lima orang karyawan resto menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit.
#ledakansurabaya #olahtkp #surabaya
Baca Juga Ledakan Resto Surabaya, Korban Luka Bakar Jalani Operasi | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/694609/ledakan-resto-surabaya-korban-luka-bakar-jalani-operasi-kompas-siang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/694648/polisi-olah-tkp-ledakan-surabaya-3-gas-diduga-jadi-sumber-kompas-siang