KOMPAS.TV - Otoritas Israel merobohkan bangunan berlantai lima di Yerusalem Timur, Selasa (6/10/2026).
Pembongkaran ini memicu kecaman, karena menyasar kawasan yang mayoritas dihuni warga Palestina.
Petugas Israel merobohkan bangunan yang disebut tidak memiliki izin konstruksi. Warga Palestina menyebut pengurusan izin bangunan di Yerusalem Timur sangat sulit.
Salah satu pemilik apartemen mengaku telah mengajukan empat izin, namun bangunan tetap dirobohkan dan puluhan warga terancam kehilangan tempat tinggal.
Hamas dan Otoritas Palestina mengecam pembongkaran tersebut. Otoritas Palestina menyebut 427 pembongkaran rumah telah terjadi di Yerusalem Timur sepanjang tahun ini.