JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia atau BPHPI memperingati tiga tahun perjalanannya melalui refleksi dan seminar nasional di Balairung Mahkamah Agung, Jakarta.
Seminar nasional ini mengangkat tema hakim perempuan dalam transformasi peradilan digital.
Ketua Mahkamah Agung, Sunarto membuka secara langsung rangkaian kegiatan yang digelar pada Jumat (2/10/2026).
Momen tiga tahun BPHPI menjadi ajang merefleksikan capaian, tantangan, serta program yang akan dilanjutkan untuk memperkuat peran dan kepemimpinan hakim perempuan.
Salah satu tantangan yang menjadi perhatian adalah perkembangan teknologi. Termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial atau AI dalam dunia peradilan.
Hakim perempuan tidak boleh hanya menjadi penonton dalam transformasi digital.
Namun, pemanfaatan teknologi tetap harus diikuti kehati-hatian, karena putusan hakim menyangkut hak dan kepentingan masyarakat.
Di luar tantangan teknologi, BPHPI juga terus mendorong penguatan kapasitas dan perjalanan karir hakim perempuan.
Salah satunya melalui program mentoring, yang mempertemukan hakim senior dengan hakim yang lebih junior untuk memberikan dukungan dan pengalaman dalam menjalani perjalanan karir.
Melalui refleksi tiga tahun dan seminar nasional ini, BPHPI meneguhkan komitmen untuk memperkuat kapasitas, kepemimpinan dan jejaring hakim perempuan di tengah transformasi peradilan yang terus berkembang.
Baca Juga Mahkamah Agung Berikan Pembinaan Puluhan Hakim di Papua| MA NEWS di https://www.kompas.tv/regional/694404/mahkamah-agung-berikan-pembinaan-puluhan-hakim-di-papua-ma-news
#manews #hakim #mahkamahagung
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/694598/3-tahun-bphpi-hakim-perempuan-didorong-aktif-dalam-transformasi-peradilan-digital-ma-news