JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah memastikan rencana konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton bersama grup musik Israel and New Breed, tidak akan digelar di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan IndonesiaYusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait rencana konser bertajuk Heal the Whole World Knows Tour 2026 tersebut.
“Jadi, kami juga telah melakukan koordinasi dengan Menko Polkam dan Kapolri. Dari koordinasi tersebut diketahui bahwa sampai hari ini pihak panitia sebenarnya belum pernah mengajukan izin untuk menyelenggarakan pertunjukan ini,” kata Yusril. timecode 2:42
Jadi, meskipun ada permintaan dari beberapa tokoh agar pemerintah membatalkan izin pertunjukan musik ini, pemerintah menegaskan belum pernah ada permohonan izin untuk menyelenggarakan pertunjukan tersebut di Jakarta.
Menurut Yusril, pemerintah tidak mempersoalkan agama maupun nama musisi tersebut.
Namun, pemerintah mencermati adanya potensi kegiatan musik itu dimanfaatkan untuk menyampaikan kampanye politik dan dukungan terhadap Israel.
“Tapi yang menjadi concern pemerintah adalah kegiatan musik ini dimanfaatkan untuk melakukan kampanye politik untuk mendukung Israel. Kami menganggap hal seperti itu tidak sejalan dengan politik luar negeri kita dan juga tidak sejalan dengan dukungan kita terhadap perjuangan rakyat Palestina,” kata Yusril.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/694310/full-yusril-tegaskan-pemerintah-tak-izinkan-konser-israel-houghton-ini-penjelasannya