:

Polisi Ungkap Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang Hingga Meninggal, Tak Ada CCTV! | KOMPAS SIANG

1 hari lalu

PEMALANG, KOMPAS.TV - Polisi tengah menggali kronologi dugaan perundungan yang dilakukan oleh kakak kelas hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Polisi juga telah menggelar olah TKP di SD Negeri 1 Kebondalem. Namun, tidak ada CCTV di lokasi perundungan.

Sebelumnya, ibu korban mengatakan awalnya sang anak mengeluh sakit pada bagian perut. Korban kemudian dirawat selama sembilan hari di rumah sakit.

Korban awalnya tak mau menceritakan apa yang dialami. Namun, akhirnya korban mengaku sempat dipukuli tiga kakak kelasnya di sekolah.

Sebelumnya, seorang siswa kelas dua SD di Pemalang meninggal dunia pada Rabu, 30 September 2026.

Korban sempat dirawat selama sembilan hari dengan keluhan sakit perut hebat. Sempat diperbolehkan pulang, namun selang beberapa hari kemudian, kondisi korban menurun drastis.

Saat akan dibawa ke rumah sakit untuk kedua kalinya, korban meninggal dunia dalam perjalanan. Polisi kini masih mendalami dugaan perundungan yang dialami korban.

#perundungan #bullying #penyelidikan #pemalang

Baca Juga Polisi Pastikan Autopsi Jenazah Siswa SD di Pemalang yang Diduga Korban Perundungan di https://www.kompas.tv/regional/694196/polisi-pastikan-autopsi-jenazah-siswa-sd-di-pemalang-yang-diduga-korban-perundungan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/694252/polisi-ungkap-dugaan-perundungan-siswa-sd-pemalang-hingga-meninggal-tak-ada-cctv-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke