PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Dampak Karhutla, Wali Kota Palangka Raya mengimbau sekolah memperhatikan kondisi kualitas udara dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Jika dalam tiga hari kondisi udara membaik, pembelajaran tatap muka dapat kembali dilangsungkan.
Pada pukul 09.00 pagi, Senin (5/10/2026) indeks kualitas udara tercatat di BMKG mencapai 423 mikrogram per meter kubik. Dalam hitungan jam angka tersebut kemudian meningkat drastis hingga 619 mikrogram per meter kubik dan masuk dalam kategori bahaya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena memaksakan siswa mengikuti pembelajaran tatap muka saat kualitas udara memburuk berpotensi meningkatkan kasus ISPA.