BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Keluarga korban kecelakaan Virgo Transport 8 semakin cemas saat Basarnas menghentikan sementara operasi penyelaman.
Pihak perusahaan, PT Virgo Karya Shipping juga tak kunjung memberi kepastian kapan pengangkatan badan kapal.
Keluarga sudah menantikan kepastian pengangkatan badan kapal, atau salvage operation, lebih dari tiga minggu sejak kecelakaan terjadi, 13 September lalu.
Ketidakpastian ini kian menggerus ekonomi keluarga korban sebab harus bertahan di posko utama Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Menjawab desakan tersebut, PT Virgo Karya Shipping menyatakan tengah menyelesaikan proses asuransi dan memastikan realisasikan pengangkatan badan kapal pada bulan ini.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin menyatakan Kementerian Perhubungan sudah menegur keras PT Virgo Karya Shipping untuk segera bergerak.
Akibat kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, 80 orang meninggal, sedangkan 55 orang lainnya belum ditemukan.
Basarnas masih mencari korban dengan menyisir area pesisir dan permukaan.
Sementara itu, polisi telah menahan nakhoda Kapal Virgo Transport 8, Arief Yunianto, usai ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga Pencarian Korban KM Virgo Tetap Dilanjutkan, Kapal Ditargetkan Diangkat Bulan Ini di https://www.kompas.tv/nasional/694073/pencarian-korban-km-virgo-tetap-dilanjutkan-kapal-ditargetkan-diangkat-bulan-ini
#ptvirgo #kmvirgo #operasisalvage #banjarmasin
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/694171/pt-virgo-lambat-bertindak-soal-operasi-salvage-ksop-banjarmasin-menhub-sudah-beri-teguran