Soal pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan. Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menilai persoalan tersebut perlu dilihat dengan memahami perbedaan sistem pendidikan antarnegara.
Rismon menyebut Gibran menempuh Diploma of Studies selama lima semester dan memiliki transkrip nilai. Ia kemudian menyoroti persoalan kesetaraan pendidikan lintas negara, termasuk rujukan kesetaraan pendidikan oleh Kemendikdasmen.
Menurut Rismon, terdapat kasus Diploma 1, Diploma 2, dan Diploma 3 yang disetarakan dengan SMK. Ia pun mempertanyakan, apa yang salah jika pendidikan Gibran juga masuk dalam konteks kesetaraan tersebut.
Simak pembahasan selengkapnya dalam program #BolaLiar hanya di youtube.com/kompastv #VODKompasTV