JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua bentukan menyerupai daratan baru terdeteksi di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, setelah aktivitas erupsi pada awal September 2026.
Kemunculan bentukan ini kemudian ramai disebut sebagai “Cucu Krakatau”. Namun, apakah benar dua bentukan tersebut merupakan gunung api baru?
Dalam video ini, KompasTV mengulas fakta ilmiah di balik kemunculan dua gumuk tersebut, mulai dari aktivitas erupsi Anak Krakatau, akumulasi material vulkanik, hingga pengaruh arus, gelombang, dan erosi laut.
Lalu, bagaimana sebenarnya bentukan tersebut bisa muncul? Apakah bentuknya akan tetap seperti sekarang? Dan apa saja potensi bahaya di sekitarnya?
Simak penjelasan lengkapnya dalam video ini.
Content Creator: Atalya Calista Setiadi (Maganghub Kemnaker)
Video Editor: Arrafi Dzaky Alghifari (Maganghub Kemnaker)
Video Editor & Grafis: Mohamad Haikal Darmawan (Maganghub Kemnaker)
#anakkrakatau #badangeologi #daratanbaru #pvmbg
Baca juga: Muncul Pulau Baru Dekat Anak Krakatau Ini Penjelasan Pakar
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/693891/heboh-kemunculan-daratan-baru-cucu-krakatau-ini-fakta-ilmiah-di-baliknya