Sejumlah faksi bersenjata yang pro terhadap pemerintahan Iran di Irak menolak rencana penyerahan senjata setelah Perdana Menteri Ali al-Zaidi menetapkan batas waktu baru hingga 30 Juni 2027.
Penolakan itu disertai sejumlah tuntutan, mulai dari penarikan pasukan asing sepenuhnya, hingga diakhirinya campur tangan Amerika Serikat dalam urusan politik dan ekonomi Irak.
Ketegangan pun semakin meningkat setelah Kataeb Hezbollah mengancam akan menjatuhkan pemerintahan Zaidi dengan segala cara yang memungkinkan, jika dinilai tidak bekerja untuk kepentingan rakyat.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #Irak #Iran #PMF #PopularMobilizationForce #PerdanaMenteriIrak #AmerikaSerikat #PasukanAS #KataebHezbollah #ProksiIran #FaksiProIran
Music: Wireline Bulletin No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/10/01/180100570/pm-irak-minta-faksi-pro-iran-serahkan-senjata-malah-diancam