PALEMBANG, KOMPAS.TV - Kondisi udara di Palembang bertahan pada level tidak sehat hingga berbahaya. Sejumlah fasilitas kesehatan mulai ramai didatangi warga dengan keluhan gangguan kesehatan akibat polusi asap.
Pemerintah Kota Palembang menyiagakan sejumlah puskesmas untuk menangani dampak asap dengan beroperasi 24 jam, terutama di daerah rawan.
Petugas mengimbau warga, terutama kelompok rentan, mengurangi paparan asap dan membatasi aktivitas di luar ruang.
Dampak kualitas udara juga mengganggu siswa sekolah. Palembang kini menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas untuk siswa SD dan SMP setelah sebelumnya sempat dilakukan secara daring.
Salah satu sumber karhutla berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir masih belum padam, terutama di kawasan gambut dalam. Satgas Gabungan Penanggulangan Karhutla Sumsel masih melakukan pemadaman dari darat dan udara, termasuk operasi modifikasi cuaca.
#kabutasap #karhutla #polusiasap #palembang
Baca Juga Gawat! Karhutla Jambi Kian Meluas, 4.123 Hektare Lahan Terbakar | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/693852/gawat-karhutla-jambi-kian-meluas-4-123-hektare-lahan-terbakar-kompas-siang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/693883/selama-2-bulan-kabut-asap-karhutla-selimuti-palembang-ganggu-kesehatan-warga-sapa-siang