Fenomena hujan es terjadi ketika butiran es kecil atau embrio di dalam awan Cumulonimbus terbawa oleh arus udara naik yang kuat dan berulang kali melewati zona air super dingin. Proses sirkulasi naik-turun ini membuat lapisan es terus bertambah dan membesar hingga akhirnya jatuh ke bumi karena ukurannya sudah terlalu berat untuk ditahan oleh arus udara.
Meskipun terlihat unik dan menarik, fenomena cuaca ekstrem ini patut diwaspadai karena ukurannya yang bervariasi. Mulai dari seukuran kacang polong hingga bola tenis bahkan jeruk bali dapat merusak bangunan, menggagalkan panen, melukai ternak, dan mengganggu penerbangan.
Lantas, bagaimana sebenarnya hujan es bisa terbentuk?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Music: Rain on The Receipt (AI)
#saintek #sains #evergreenlab #animasi ##cclab #rahasiabumi #hujanes #kenapahujanes #penyebabhujanes #hujanesbatu