:

[FULL] Analisis Staf Ahli Kapolri dan Usman Hamid soal Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri | SAPA MALAM

1 hari lalu

KOMPAS.TV - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo merespons soal pergantian Kapolri. 

Jokowi menilai Jenderal Listyo sudah cukup lama menjabat Kapolri, dan sudah waktunya diganti.

Menurut Jokowi, pergantian pucuk pimpinan Polri merupakan hak prerogatif Presiden. 

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selama ini Listyo sering dianggap sebagai "orang Jokowi". Keduanya sudah dekat sejak Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo. 

Saat itu, Listyo adalah Kapolresta Solo. Jokowi menegaskan Kapolri pilihan Prabowo adalah sosok yang tepat.

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Selain mengganti Kapolri, Prabowo juga mengganti Wakapolri, yang kini dijabat Komjen Wahyu Hadiningrat.

Bagaimana membaca pergantian pucuk pimpinan Polri ini? Kita ulas bersama, Staf Ahli Kapolri, Irjen Purnawirawan Aryanto Sutadi dan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid.

Baca Juga Suyudi Jabat Kapolri, Anggota Komisi III: Presiden Punya Pertimbangan Matang Pilih Pimpinan Polri di https://www.kompas.tv/nasional/693737/suyudi-jabat-kapolri-anggota-komisi-iii-presiden-punya-pertimbangan-matang-pilih-pimpinan-polri

#jokowi #kapolri #reshuffle 

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693744/full-analisis-staf-ahli-kapolri-dan-usman-hamid-soal-suyudi-ario-seto-jadi-kapolri-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke