Konflik berkepanjangan dengan Iran telah menyingkap keterbatasan sistem pertahanan rudal THAAD andalan Amerika Serikat yang ternyata dirancang untuk pertempuran singkat, sehingga persediaan interseptor menipis drastis dan membatasi opsi militer Washington. Situasi ini memaksa Amerika Serikat menghadapi krisis logistik persenjataan yang turut menguras stok untuk kawasan lain, hingga mendorong terciptanya opsi diplomasi di tengah kebuntuan strategi jangka panjang.
Dampak dari perang tersebut juga merusak kepercayaan negara-negara Teluk terhadap jaminan keamanan Washington yang mengambil keputusan sepihak tanpa konsultasi. Sebagai respons atas rapuhnya perisai pertahanan dan kerentanan kawasan, negara-negara Teluk kini mulai mengubah kalkulasi geopolitik mereka dengan merangkul mitra alternatif seperti Trkiye sekaligus membuka jalur dialog langsung dengan Iran demi menjaga stabilitas kawasan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty