Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang meletus sejak 28 Februari 2026 memicu lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat global.
Kenaikan harga minyak bumi dan petrokimia akibat perang ini menyebabkan pembengkakan biaya kemasan plastik, pupuk pertanian, serta ongkos logistik harian. Berdasarkan data NielsenIQ per 28 Maret 2026 dan riset Reuters, lonjakan harga terjadi pada produk beras, sabun, kopi, hingga air kemasan.
Dampak keterlibatan Amerika Serikat dan Iran dalam konflik energi ini membuat biaya manufaktur membengkak sehingga harga barang ritel sulit untuk segera turun.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Adinda Septia Berliana
Narator: Adinda Septia Berliana
Video Editor: Adinda Septia Berliana
Produser: Adinda Septia Berliana
#Global #Konflik #dailynews ##cclab #Iran #PerangIran #AS
Music: Sector Protocol (AI)