Penarikan resmi pasukan terakhir Amerika Serikat dari Irak pada 30 September 2026 setelah dua dekade invasi menandai babak baru yang dimanfaatkan oleh Iran untuk memperkuat pengaruh regionalnya. Kendati pemerintah Irak menjadwalkan pelucutan senjata bagi kelompok milisi paling lambat pertengahan 2027, sebagian besar faksi pro-Iran menolak patuh, meninggalkan kekosongan keamanan tanpa penyeimbang militer asing yang sekaligus menguji ketahanan aliansi Arab.
Di sisi lain, kelompok Houthi di Yaman semakin menunjukkan kemandirian tempur melalui modifikasi senjata berbekal komponen asal Iran hingga mampu mengancam stabilitas wilayah Laut Merah. Menghadapi situasi yang kian rentan ini, negara-negara Teluk mulai mengurangi ketergantungan keamanan mutlak pada Washington dengan memperkuat pertahanan mandiri, merangkul mitra baru, serta menyerukan dialog kolektif regional guna meredam eskalasi konflik yang berpotensi membuka front baru.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Ticker Loop Brief (AI)
#global #perang ##kompascomlab #Houthi #Iran #ArabSaudi #Irak