JAKARTA, KOMPASTV - Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy, menjelaskan pihaknya tidak ingin pembahasan temuan Ombudsman menimbulkan kesan saling berhadapan antara Ombudsman dan Kementerian Imipas.
Komisi II DPR tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap Ombudsman agar tetap menjalankan fungsi utamanya, yakni mendorong perbaikan pelayanan publik.
Rifqinizamy juga menambahkan, dalam kasus temuan di Lapas Cibinong, harus dijadikan momentum untuk memperbaiki tata kelola lembaga pemasyarakatan secara lebih luas.
Sementara usai RDP, Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rasahan, bilang, temuan sidak akan ditindaklanjuti dengan rekomendasi perbaikan pada Kementerian Imipas.
Kepala Bappasus, Aries Marsudiyanto, menyatakan akan menindaklanjuti dengan mengumpulkan data untuk penyelidikan Lapas Cibinong.
Data itu nantinya akan menjadi bahan untuk melakukan perbaikan terhadap 532 rutan dan lapas se-Indonesia. Ia berjanji akan menindak tegas jika terbukti adanya pelanggaran, baik administratif maupun pidana.
Sebelumnya, Ombudsman melakukan sidak dan menemukan sejumlah fasilitas mewah di Lapas Cibinong. Diduga fasilitas mewah itu digunakan narapidana.
Baca Juga 10 Hunian Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Rieke: Semua Barang Bukti Dicatat dan Disegel | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/693468/10-hunian-mewah-lapas-cibinong-dibongkar-rieke-semua-barang-bukti-dicatat-dan-disegel-sapa-malam
#lapascibinong #lapasmewah #lapas #ombudsman
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/693490/kasus-temuan-fasilitas-mewah-lapas-cibinong-jadi-momentum-perbaikan-tata-kelola-lapas-jmp