Nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga menembus Rp 18.000 per dollar AS. Ekonom Akademisi Universitas Sebelas Maret sekaligus Korwil Bagian Tengah Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lukman Hakim Menilai fenomena itu mencerminkan persoalan fundamental yang lebih dalam, bukan semata-mata akibat gejolak pasar global.
Menurut Lukman, salah satu persoalan utama yang membuat rupiah rentan melemah adalah lemahnya fundamental ekspor Indonesia. Nilai ekspor Indonesia pada 2025 tercatat sekitar 282,9 miliar dollar AS.
Angka itu disebutnya masih jauh di bawah sejumlah negara di kawasan. Misalnya Singapura, mencatatkan ekspor sekitar 566 miliar dollar AS, sedangkan Vietnam mencapai 505 miliar dollar AS. Malaysia juga membukukan ekspor sekitar 335 miliar dollar AS. Sementara, ekspor China mencapai 3,77 triliun dollar AS. Lukman menilai lemahnya ekspor turut menjelaskan mengapa rupiah memiliki kecenderungan melemah dalam jangka panjang.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Mau tau gimana rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0
Penulis: Afif Khoirul Mutaqqin
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
Musik: Pressed Newsroom No 2 (AI)
#Politik #Pemerintah ##cclabs ##DailyNews #RupiahMelemah #DampakRupiahMelemah #PenyebabRupiahMelemah #Rupiah