PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terus dilakukan. Namun, kabut asap kian pekat dan berdampak pada aktivitas warga.
Data dari BMKG menunjukkan indeks kualitas udara di Palangkaraya mencapai 606 mikrogram per meter kubik. Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara masuk dalam kategori berbahaya.
Hingga kini, upaya pemerintah dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan masih terus dilakukan. Namun, minimnya sumber air di lokasi kebakaran membuat upaya pemadaman karhutla pada lahan gambut belum bisa maksimal.