KOMPAS.TV – Seorang pria di Samarinda, Kalimantan Timur, diduga menjadi korban kelalaian medis setelah ditemukan kawat sekitar 2 sentimeter di organ jantungnya usai menjalani penanganan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
Kawat tersebut diketahui setelah Edianto Wong dibawa keluarganya ke Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, beberapa hari setelah menjalani tindakan medis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie pada Februari 2026. Pihak rumah sakit di Singapura menyebut kawat tersebut tidak dapat diangkat karena telah menyatu dengan pembuluh darah.
Kondisi Edianto hingga kini belum membaik. Keluarga menyebut setelah menjalani operasi bypass, kondisi Edianto masih mengalami tekanan darah yang terus menurun.
Pihak RSUD Abdul Wahab Sjahranie membantah adanya malapraktik. Rumah sakit menyebut keberadaan kawat tersebut merupakan tindakan yang sengaja dilakukan untuk menyelamatkan pasien.
Dinas Kesehatan Kalimantan Timur saat ini melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi terhadap kasus tersebut. Mediasi antara keluarga dan dokter yang menangani Edianto telah dilakukan beberapa kali, tetapi belum mencapai kesepakatan. Keluarga kini menempuh jalur hukum dan berharap ada iktikad baik serta tanggung jawab dari pihak rumah sakit dan dokter.
#malapraktik #samarinda #kalimantantimur #rumahsakit #kesehatan
Baca Juga Gibran Temui Korban Dugaan Keracunan MBG di Dua Rumah Sakit Karo | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/690145/gibran-temui-korban-dugaan-keracunan-mbg-di-dua-rumah-sakit-karo-sapa-siang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/693296/kawat-2-cm-ditemukan-di-jantung-pria-samarinda-rsud-bantah-malapraktik-berut