JAKARTA, KOMPAS.TV - Kawasan Dukuh Atas dikenal sebagai salah satu titik pertemuan berbagai moda transportasi di Jakarta.
Namun, aktivitas di kawasan ini tidak berhenti pada perjalanan dari satu moda ke moda lainnya.
Di tengah kawasan tersebut, PT MRT Jakarta mengembangkan Transport Hub, sebuah bangunan 12 lantai yang menggabungkan berbagai fungsi dalam satu gedung.
Transport Hub yang berada di Jalan Ps. Blora No. 24 ini resmi beroperasi pada Mei 2025.
Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas mulai dari halte Transjakarta, food court, gym, minimarket, kampus, perkantoran, ruang MICE hingga hotel.
Beragam fungsi tersebut membuat masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas dalam satu kawasan.
Mulai dari makan, bekerja, berolahraga, belajar, mengikuti kegiatan hingga menginap.
Per September 2026, Transport Hub mencatat sekitar 2.755 kunjungan per hari. Jumlah tersebut meningkat 22 persen dibandingkan kuartal pertama 2026.
Transport Hub merupakan contoh penerapan konsep mixed-use, yaitu penggabungan berbagai fungsi dalam satu kawasan.
Pendekatan serupa juga tengah disiapkan PT MRT Jakarta untuk kawasan Blok M melalui Ultimate Development Blok M.
Rencana pengembangan tersebut mencakup Skybridge Blok M Direct Link yang menghubungkan Stasiun MRT Blok M, Blok M Hub dan terminal bus.
Selain itu, terdapat Grand Hub Façade, koridor hijau yang menghubungkan ruang dalam dan luar, serta Landscape and Underground Hub yang mencakup taman dan amphitheater.
Dengan konsep mixed-use, pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada fungsi transportasi, tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas dalam satu kawasan.
Baca Juga MRT Jakarta Siapkan Kejutan 'Ultimate Development Blok M', Bakal Ada Apa Aja? di https://www.kompas.tv/regional/692768/mrt-jakarta-siapkan-kejutan-ultimate-development-blok-m-bakal-ada-apa-aja
#blokm #transporthub #dukuhatas #mrt
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/693190/dari-transport-hub-dukuh-atas-ke-blok-m-mengenal-konsep-mixed-use-mrt-jakarta