JAKARTA, KOMPASTV - Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA Rembang KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha memuji hubungan yang terjalin antara ulama dan pejabat negara.
"Makanya saya sama Pak dekat karena beliau itu ke sini tiga kali, kadang nelepon konsultasi. Jadi baguslah, artinya motifnya itu menata Indonesia," ujar Gus Baha dilansir dari Youtube TV Radio Polri.
Gus Baha mengatakan, dirinya menyukai pejabat Indonesia yang membangun komunikasi dengan ulama.
Gus Baha menyoroti kebiasaan yang menurutnya perlu dikurangi, yakni pembahasan mengenai besaran uang atau sebelum seorang kiai mengisi pengajian.
"Ternyata perdebatan di instansi itu, nanti pantesnya kiainya disangoni berapa? Tidak kok berpikir nanti itu kita menyerap ilmu apa," ujar Gus Baha.
Menurutnya, hubungan ulama dan umara seharusnya diarahkan pada pembahasan mengenai masa depan bangsa.
"Hal-hal seperti ini mohon kita kurangi sehingga ketemunya ulama dan umara benar-benar berpikir negara ini mau dibawa ke mana," katanya.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/693141/momen-gus-baha-puji-kapolri-soroti-amplop-kiai