Batuk, pilek, dan meriang sering dianggap sebagai gejala masuk angin yang cukup diatasi dengan kerokan, balsem, atau minuman hangat.
Kebiasaan tersebut dapat membuat pemeriksaan medis tertunda, padahal batuk yang menetap bisa berkaitan dengan infeksi serius seperti pneumonia pneumokokus.
Pneumonia pneumokokus disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae yang dapat mencapai alveoli dan memicu peradangan serta penumpukan cairan.
Risiko perlu lebih diwaspadai pada lansia, terutama yang memiliki diabetes, asma, penyakit kardiovaskular, atau riwayat stroke.
Sesak napas, nyeri dada, kesulitan bernapas parah, dan kebingungan yang muncul tiba-tiba merupakan tanda yang membutuhkan penanganan medis segera.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Nabilla Ramadhian
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Novyana Nurmita Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Kesehatan #Tips ##cclabs #Batuk #Pneumonia #MasukAngin
Music: Pressed Newsroom - (AI)
Artikel terkait:
https://health.kompas.com/read/26I26184500068/jangan-selalu-anggap-masuk-angin-batuk-bisa-jadi-gejala-pneumonia