:

AS-China Rebutan Bukit Simpan "Harta Karun" Senilai Rp 1 Kuadriliun di Kenya

1 minggu lalu

Bukit Mrima di pesisir Kenya menjadi lokasi persaingan perusahaan yang dipimpin Amerika Serikat dan China.

AS dan China dilaporkan sedang bersaingย untuk mendapatkan hak pengembangan mineral tanah jarang dan niobium yang nilai estimasinya mencapai 62,4 miliar dolar atau sekitar Rp 1 kuadriliun di wilayah tersebut.

Pemerintah Kenya membuka tender internasional pada Maret 2026 dan kini menyisakan enam kandidat.

Persaingan tersebut tidak hanya menyangkut akses terhadap mineral, tetapi juga penguasaan teknologi pemrosesan. Sementara itu, masyarakat lokal menolak sejumlah rencana pertambangan karena Bukit Mrima merupakan kawasan sakral bagi komunitas Digo dan Mijikenda.

Selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana
Narator: Shafa Maulita Maulana
Video Editor: Agung Setiawan
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko

#Global #Konflik ##DailyNews #AmerikaSerikat #China #Kenya #MrimaHill #BukitMrima #RareEarth #MineralTanahJarang #Niobium

Music: Pressed Newsroom No 2 (AI)

Artikel terkait: https://www.kompas.com/global/read/2026/09/27/163643270/as-china-rebutan-bukit-di-kenya-ada-harta-karun-senilai-rp-1-kuadriliun

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke