KOMPAS.TV – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan telah menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak Oktober 2025.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri pelantikan pengurus DPD PSI Kota Bandung pada Sabtu siang. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi secara terbuka menunjukkan kartu tanda anggota PSI.
Jokowi menyebut PSI merupakan partai baru, tetapi sudah banyak pihak yang merasa khawatir dengan perkembangan partai tersebut. Ia menilai PSI memiliki potensi menjadi partai besar sehingga harus berhati-hati dalam melangkah.
Jokowi juga menyatakan PSI memiliki target yang lebih besar dan tidak hanya sekadar lolos ke Senayan.