Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, wacana pemberian insentif tersebut masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan. Faisol mengatakan, pemerintah tetap memiliki komitmen untuk menjalankan kebijakan insentif motor listrik. Namun dia enggan memberikan kepastian waktu. Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan, ketidakpastian tersebut turut berdampak pada pasar sepeda motor listrik. Konsumen kini cenderung menahan pembelian sambil menunggu kepastian kebijakan pemerintah. Fenomena tersebut dikenal sebagai hold buying, yakni konsumen sebenarnya sudah menyiapkan dana untuk membeli kendaraan, tetapi memilih menunda transaksi. Padahal Pemerintah sebelumnya disebut menyiapkan skema baru insentif pembelian sepeda motor listrik sebesar Rp 3 juta per unit, dengan anggaran sekitar Rp 3 triliun.
Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :
- https://youtu.be/QG8pirummPE
- https://youtu.be/KNQDxwXavSs
- https://youtu.be/f4cwAFfwxsw
Kompas.com
PT. Kompas Cyber Media
Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5
Jl. Palmerah Selatan No 22-28
Jakarta 10270, Indonesia
You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/
Follow our social media:
Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/
Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?
Videographer : Carolus Dori
Video Editor : Carolus Dori
Penulis : Gilang Satria
Editor : Azwar Ferdian
#BreakingNews #News #InsentifPemerintah #InsentifMotorListrik #Menkeu #MotorListrik #HargaMotorListrik #Pemerintah #APBN #MerekMotorListrik #MotorListrikChina #Otomotif #Kompascom #JernihkanHarapan #JernihMelihatDunia