Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkap ketidakpercayaan Teheran terhadap Amerika Serikat dalam pembicaraan terbaru. Dalam siaran televisi IRIB di sela Sidang Umum PBB, Kamis (24/9/2026), Pezeshkian menuding Washington berulang kali melanggar komitmen setelah kesepakatan tercapai.
Menurutnya, pembicaraan antara Iran dan AS berulang kali diikuti serangan bom, sehingga kesepakatan yang telah dibuat kembali runtuh. Ia menilai masalah utama dalam perundingan saat ini adalah hilangnya kepercayaan, yang hanya dapat dipulihkan jika kedua pihak menghormati komitmen yang telah disepakati.
Di tengah kebuntuan tersebut, Iran menawarkan pembukaan kembali jalur navigasi Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan proposal tersebut telah disampaikan kepada Amerika Serikat melalui Qatar. Apa isi proposal terbaru dari Iran tersebut?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Video Editor: Afifah Rismayanti
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #DailyNews #AmerikaSerikat #Iran #PresidenIran #PerangIran #SelatHormuz
Music: Black Ledger No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/09/26/090100070/iran-tantang-keseriusan-washington-buka-selat-hormuz-bola-di-tangan-as