KOMPAS.TV - Dalam program Kalam Hati edisi Minggu, 23 Agustus 2026 yang dipandu Dude Harlino, Ustadz Abeey Ghifran dan Ustadzah Lulung Mumtaza membahas tema "Bahaya Jika Dusta Masih Kau Pelihara". Kedua narasumber mengulas pentingnya meneladani sifat jujur Nabi Muhammad SAW, terutama dalam momen peringatan Maulid Nabi ini.
Ustadz Abeey Ghifran menjelaskan bahwa sifat jujur adalah jalan utama yang akan mendekatkan umat Islam pada kebaikan dan surga. Ustadz Abeey mengingatkan umat Islam agar tidak pernah menggadaikan kebenaran demi urusan dunia semata, karena sebuah kebohongan pasti akan berujung pada rasa kecewa. Menurut Ustadz Abeey Ghifran, mendapatkan rida Allah itu jauh lebih berharga dibandingkan sekadar mengejar keuntungan materi yang bersifat sementara.
Sementara itu, Ustadzah Lulung Mumtaza menegaskan bahwa dosa kebohongan kecil akan selalu memicu kebohongan lainnya jika terus dipelihara. Ustadzah Lulung mengingatkan bahwa topeng kepalsuan mungkin bisa dengan mudah menipu manusia, tetapi sama sekali tidak bisa mengelabui pengawasan Allah SWT. Oleh karena itu, Ustadzah Lulung mengajak seluruh jemaah untuk berani bersikap jujur pada diri sendiri dan berhenti hidup dalam kepura-puraan.
Dalam sesi interaktif, muncul sebuah pertanyaan menarik dari Bapak Alamsyah mengenai dilema antara menjaga amanah profesionalitas perusahaan atau bersikap jujur kepada klien. Ustadz Abeey Ghifran menjawab dengan tegas bahwa kejujuran harus selalu diutamakan karena hasil pekerjaan yang berkah tidak mungkin datang dari sebuah tipu daya. Ia kembali berpesan agar niat mencari nafkah dan bekerja selalu dikembalikan tujuannya untuk mencari rida Allah SWT.
Menurutmu, di tengah tuntutan pekerjaan dan tingginya tekanan gaya hidup masa kini, seberapa sulitkah untuk terus mempertahankan kejujuran tanpa harus memakai topeng kesempurnaan?
Baca Juga Kemerdekaan Indonesia: Sudahkah Kita Merdeka Sehingga Bebas untuk Bertawakal & Kendalikan Nafsu? di https://www.kompas.tv/kalam-hati/692718/kemerdekaan-indonesia-sudahkah-kita-merdeka-sehingga-bebas-untuk-bertawakal-kendalikan-nafsu
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/kalam-hati/692719/maulid-nabi-muhammad-bedah-bahaya-dusta-topeng-kepalsuan-berkah-hilang-hati-tak-tenang