:

Mengejar Dunia Sampai Lupa Salat Wajib? Bedah Bahaya saat Harta Kalahkan Akhirat

3 jam lalu

KOMPAS.TV - Dalam program Kalam Hati edisi Minggu 2 Agustus 2026, Habib Nabiel Al-Musawa dan Ustadzah Yati Priyati membahas tema penting bertajuk "Memburu Dunia Hingga Lupa Sang Pencipta". Keduanya secara khusus mengingatkan umat Islam agar tidak menjadikan kesuksesan duniawi sebagai tujuan utama yang justru melalaikan urusan akhirat.

Habib Nabiel menegaskan bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara, sedangkan akhirat adalah tujuan abadi manusia. Habib Nabiel menekankan pentingnya menyeimbangkan kehidupan dengan mengutamakan ibadah seperti salat fardu terlebih dahulu. Menurut Habib Nabiel, mengejar kekayaan dunia secara berlebihan tanpa rasa syukur ibarat mengumpulkan sesuatu yang sama sekali tidak bernilai di hadapan Allah SWT.

Sementara itu, Ustadzah Yati Priyati memberikan analogi menarik dengan mengibaratkan dunia seperti bayangan yang semakin dikejar akan semakin menjauh. Ustadzah Yati Priyati menegaskan bahwa bekerja keras banting tulang mencari rezeki sangat dianjurkan, asalkan manusia tidak melupakan Allah sebagai sang pemberi rezeki sejati. Bunda Yati juga mengingatkan para orang tua agar kesibukan mengejar karir tidak sampai mengorbankan waktu berharga untuk mendidik dan membersamai anak-anak di rumah.

Menurut kamu, di tengah tuntutan hidup yang semakin tinggi, seberapa sulit menyeimbangkan target pekerjaan yang padat dengan kewajiban beribadah setiap harinya?

Baca Juga Allah Sudah Tutupi Aibmu! Kenapa Malah Bangga Umbar Dosa dan Maksiat di Medsos?! di https://www.kompas.tv/kalam-hati/684361/allah-sudah-tutupi-aibmu-kenapa-malah-bangga-umbar-dosa-dan-maksiat-di-medsos

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/kalam-hati/692716/mengejar-dunia-sampai-lupa-salat-wajib-bedah-bahaya-saat-harta-kalahkan-akhirat

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke