Satu jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu adalah kru kapal KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis Anak Gunung Krakatau. Jenazah itu ditemukan di pesisir Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu pada 12 September 2026. Setelah dievakuasi dan menjalani pemeriksaan, hasil pencocokan DNA oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri memastikan jenazah itu merupakan Surakman atau Sukarman.
Temuan ini menjadi perhatian karena lokasi Pulau Enggano berada cukup jauh dari titik terakhir kapal rombongan jurnalis terdeteksi. Melansir Antara, titik terakhir KM Arupadatu I berada di sekitar Pulau Sebesi, Selat Sunda. Berdasarkan pengukuran melalui Google Earth, jarak Pulau Enggano dan Pulau Sebesi sekitar 345 kilometer. Lantas, bagaimana bisa jenazah kru KM Arupadatu I ditemukan atau hanyut hingga Pulau Enggano Bengkulu?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Mau tau gimana rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0
Penulis: Aditya Prayitna Darmawan
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
Musik: Black Ledger No 2 (AI)
#Peristiwa #Viral ##cclabs ##DailyNews #AnakGunungKrakatau #PenemuanJenazahKruArupadatu #PenjelasanPakar #RombonganJurnalisHilang