KOMPAS.TV - Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan gambut menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan membuat kualitas udara berada di tingkat berbahaya.
Rekaman video memperlihatkan rumah, jalan, dan bangunan yang hampir tidak terlihat karena kabut asap pekat. Sementara, sejumlah penerbangan di Bandara Tjilik Riwut dibatalkan akibat jarak pandang yang sangat terbatas.
Gangguan penerbangan mulai terjadi pada 17 September, seiring memburuknya jarak pandang di landasan pacu, turun hingga kisaran 300 hingga 500 meter pada hari Rabu.
Maskapai penerbangan kemudian menghentikan layanan mereka, meskipun durasi pembatalan bervariasi antarmaskapai.