JAKARTA, KOMPASTV - Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menjadi arena saling serang narasi antara Amerika Serikat dan Iran di tengah konflik kedua negara.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengibaratkan perdebatan kedua negara dalam sidang tersebut seperti dua pengacara yang mewakili prinsipalnya.
“Kalau kita melihat kemarin yang disampaikan oleh Presiden Trump terlebih dahulu adalah beliau menyampaikan bahwa Iran merupakan pelaku teror dan Amerika Serikat sudah mampu menyelesaikan masalah di Gaza,” ujar Hikmahanto di Sapa Pagi KompasTV, Jumat (25/9/2026).
Ia menambahkan, Iran juga menyatakan siap bernegosiasi, tetapi menolak jika negosiasi tersebut mensyaratkan Iran tidak boleh memiliki program nuklir.
Sementara itu, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Gadjah Mada Heribertus Jaka Triyana menilai aksi walk out dalam sidang tersebut menunjukkan adanya kebuntuan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran.
“Ketika kita melihat hasil sidang umum PBB dengan adanya walk out, itu menunjukkan bahwa ini adalah puncak dari kesumbatan diplomasi di antara kedua belah pihak, sebagai puncak dari serangan-serangan yang telah terjadi dan tidak menemukan jawaban atau jalan keluar,” ujar Jaka.
Produser: Yuilyana
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/692576/full-duel-pidato-as-vs-iran-di-sidang-pbb-saling-walk-out-sapa-pagi